Undangan : Screams of a Daughter That is the Virgin Asphalt, Jakarta, Jumat, 22. Desember 2017

. Begitu rendahnya menurutku seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah yang tak ada bedanya sama DEWI-DEWI malam disudut-sudut dunia menempel dihidupku masih tak mau menyingkir telah menyusup masuk hidupku mengendap-endap melihat segala tentangku hingga bisa mencuri sedikit demi sedikit isi hatiku menggunakan kodratnya sebagai wanita menyajikan manis madunya laksana BUNGA MAWAR yang merelakan dirinya tumbuh bermekaran tebarkan harum semerbak berada diduniaku dan membiarkan aroma wangi tubuhnya untuk ditelan meraka agar bisa menjadi pagar buat diriku jika ingin memetiknya lalu memagari dirinya dengan rasa yang telah dia peroleh dariku melalui dia ( BAK MALAIKAT ) seandainya mereka mau menerkamnya


. Padahal menurutku dirinya seorang ( PUTRI ) sudah mempunyai paras wajah ayu BAK PERMATA penuh keindahan yang bisa membuatnya begitu mudah jika ingin hidup bergemerlapan dikayangan bertaburan BINTANG-BINTANG tapi ternyata masih sudi menginjakkan kakinya di ISTANA KHAYALKU yang tak mungkin bisa berkesan untuknya lalu apakah harus berbahagia akan kehadirannya jika hanya menjadikanku sebagai TANGGA nya dan berpegangan pada ( BAK MALAIKAT ) agar terwujud semua impiannya selama ini tanpa sedikit pun ada rasa iba atau peduli dengan jeritan hatiku seolah tak merasa bahwa sudah menjadikan mereka semakin buta menjegal langkahku karena kepintarannya memanfaatkan kelemahannya orang terdekatku


. Kuakui bahwa hidupku memang jauh untuk mendapatkan kemewahan dunia jika ingin taburkan berlian diwajahnya karena keelokkannya seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah itu memang BAK BUNGA MAWAR masih mekar tebarkan harum semerbak yang belum dijamah siapa pun ditaman surganya ( BAK MALAIKAT ) tapi apakah masih pantas dirinya mendapatkan itu semua dariku jika selama ini telah sanggup mendua dibelakangku dan menyia-nyiakan rasaku karena kebodohannya yang bermimpi ingin bisa terbang tinggi lalu menginjakkan kakinya dikayangan bertemu BINTANG-BINTANG hingga merelakan aroma wangi tubuhnya habis ditelan mereka


. Meskipun dirinya bukan BIDADARI kayangan yang dilamar seribu SANG PANGERAN TAMPAN namun rasa yang pernah kuberikan untuknya berharap dengan itu seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah bisa menjadi milikku seutuhnya dan diriku pun sebenarnya takkan pernah mau memaksanya jika enggan bersanding denganku mungkin karena merasa tak bisa bahagiakan dirinya seperti mereka yang telah bisa mengajaknya melihat indahnya dunia diluar sana yang sedikit pun tak membutuhkan ragaku ( BAGAI KACANG LUPA SAMA KULITNYA )


. Pernah aku tanyakan apa yang dia mau dariku namun hanya diam membisu seribu bahasa dengan tersenyum penuh kepura-puraan dia perlihatkan dari paras wajah manisnya BAK PERMATA berkilauan seolah ingin memberatkanku untuk mengetahui sesuatu yang masih berhubungan denganku didalam ketidaktahuanku menjalani takdir KEPALSUAN dari ( BAK MALAIKAT ) baik atau buruknya dia pilihkan untukku


. Sebenarnya apa yang diinginkan seorang ( PUTRI ) dari kelas menengah itu sampai mau menyiksa diri mengikutiku kemanapun perginya dan mengawasi semua gerak-gerikku yang tak berarti apa-apa malah hanya akan membuat mereka semakin buta menjegal langkahku menggantikan ( BAK MALAIKAT ) terus-menerus menawarkan secangkir MADU MANIS beracun lalu mengubahnya seperti barang paling berharga buat diriku dengan memanfaatkan kelemahannya orang terdekatku yang lebih mengedepankan keberhasilan kerabatnya dan tak pernah mau pedulikan jeritan hatiku yang tersiksa oleh bisikan tajam belati lisan menyesatkan


. Memang kesalahan apa yang telah ku perbuat ?? ... sampai dirinya seorang ( PUTRI ) tega lakukan ini semua padaku dengan bersandiwara seperti PERI PENOLONGKU membantu perannya ( BAK MALAIKAT ) berikan KEPALSUAN pada hidupku lalu membiarkan terbutakan mata hati dan teracuni pikiranku oleh tajam belati lisannya mereka semakin tak tahu diri hingga membuat diriku benar-benar hancur karena kebodohannya BAGAIKAN BERSAHABAT DENGAN ULAR BERKEPALA DUA YANG SANGAT BERBISA


. Dia seorang ( PUTRI ) yang telah kuberikan segalanya tentang rasa dihatiku sampai diriku rela mengkhianati tanah asalku sendiri namun tak pernah menganggapku manusia , padahal apa yang sudah dia dapatkan dariku hingga mengemis rasa tak sebanding dengan apa yang ada pada dirinya


kini PERGILAH PEREMPUAN JALANG . . jangan mengikuti aku terus kemana pun perginya dengan menyiksa diri lalu mengganggu dan menyusup masuk menggerogoti hidupku melewati batasan juga aturan tak tahu diri .,
bersama dia bekerja untuk orang terdekatku !!
< NYUNDEL >

Undangan : Screams of a Daughter That is the Virgin Asphalt

Menemukan lebih banyak peristiwa di sekitar Anda
Dapatkan rekomendasi acara berdasarkan selera Facebook Anda. Dapatkan itu sekarang!Tunjukkan peristiwa cocok untuk sayaTidak sekarang